Tampilkan postingan dengan label video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label video. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 November 2013
Video Gerhana Bulan Total Terlama Tahun ini Juni 2011
Setelah Saya posting Logo Google tiba - tiba Berubah Gambar Bulan di postingan sebelumnya... Saya pun penasaran tentang gerhana bulan tadi malam, karena tadi pagi juga ketika pulang kuliah teman saya cerita dia lihat di televisi tentang gerhana tadi malam... "Bukannya tadi malam puranama?" begitu kata Saya ke teman Saya... Karena waktu Saya pulang dari Kost teman kira2 jam 7 yang Saya lihat bulannya besar dan bundar makanya Saya kira itu Purnama... tetapi dia bilang itu gerhana, belum mulai terlihat jam segitu waktu Saya pulang... Saya pun masih bingung tetapi Saya gak penasaran tentang itu.
Tetapi setelah Saya barusan melihat logo google tiba2 berubah, Saya pun menjadi penasaran, gak mungkin hal yang biasa kalo di google juga logonya sampe ganti kayak gitu... Saya akhirnya googling deh, Ternyata memang bener tadi malam tu Gerhana Bulan Total... Ternyata Saya ketinggalan info nih sebelumnya...jadi malu...hihi... biasa lagi sibuk project UAS jadi jarang ngenet ama nonton Berita TV..hihi.....
Setelah ane googling2, ternyata tadi malam itu adalah gerhana bulan total terlama ditahun ini, bahkan terlama dalam sejarah... Saya pun makin penasaran pengen lihat bagaimana, secara kan sekarang dunia informasi dah canggih...Akhirnya saya mencari Video dan menemukan Video di Youtube yang Sangat bagus menurut Saya karena menggunakan Alat yang entah apa itu namanya..hihi...
Subhanallah.... Sungguh besar Kekuasaan-Nya....
Sabtu, 02 November 2013
Video Siaran Ulang Final Liga Champion 26 Mei 2013 Tadi Malam
Gol pemain Bayern Munich asal Belanda, Arjen Robben menjelang pertandingan berakhir mampu membawa klub tersebut memenangi laga final Liga Champions atas Borussia Dortmund di Stadion Wembley, London, Inggris.
Bayern Munich unggul 2-1 lewat dua gol yang dilesakan oleh Mario Mandzukic dan Robben sementara satu gol Dortmund diciptakan oleh Ilkay Gundogan lewat tendangan penalti.
Munich sebelumnya dalam tiga tahun terakhir selalu kalah pada dua partai final Liga Champions termasuk kalah atas Chelsea lewat adu penalti satu tahun lalu.
Kemenangan Munich ini juga seakan menjadi kado perpisahan yang manis untuk Jupp Heynkes yang musim depan sudah tidak lagi menangani klub tersebut dan posisinya akan digantikan oleh Pep Guardiola.
Heynkes musim ini masih berpeluang untuk memberikan satu gelar lagu buat Munich, setelah membawa klub itu memenangi Liga Jerman dan Champions, pekan depan dia masih akan membawa klub itu bertarung di final Piala Jerman.
Kuasai babak pertama
Dalam pertandingan itu Dortmund sebenarnya sempat menguasai jalannya pertandingan di babak pertama namun gagal memanfaatkan satu peluang pun di babak tersebut.
Beberapa kali serangan yang dilancarkan oleh Jakub Blaszczykowski dan Robert Lewandowski sempat membahayakan gawang Munich yang dikawal oleh Manuel Neuer.
Munich sendiri baru mengambil inisiatif serangan pada babak kedua dan aksi mereka langsung membuahkan hasil di menit ke-59 lewat tendangan yang dilesakkan oleh Mario Mandzukic setelah memanfaatkan umpan Arjen Robben dari sisi kiri pertahanan Dortmund.
Dortmund sempat membalasa ketertinggalan lewat hadiah tendangan penalti yang dilesakkan oleh Ilkay Gundogan pada menit ke-66.
Tendangan penalti diberikan oleh wasit Nicola Rizzoli setelah melihat terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh Bonfim Dante terhadap Marco Reus.
Gol kemenangan Munich akhirnya tercipta lewat aksi Arjen Robben dua menit sebelum pertandingan berakhir.
Robben mampu memanfaatkan kemelut di wilayah pertahanan Dortmund dan melepaskan tendangan yang gagal diantispasi penjaga gawang Roman Weidenfeller.
Permainan seimbang
Seusai pertandingan Arjen Robben mengaku senang bisa membantu membawa klubnya menjuarai Liga Champions musim ini.
"Ini adalah pertandingan final, kami berada pada level yang sama, kami juga punya peluang yang sama," kata Robben seperti dikutip dari kantor berita Reuter.

Arjen Robben berhasil memanfaatkan peluang di menit akhir pertandingan.
"Banyak orang mengatakan kepada saya bahwa saya akan mencetak gol malam ini, pertama memang sejumlah peluang sempat terbuang. Saya dapat kesempatan lagi akhirnya dan berhasil memanfaatkannya."
"Ada banyak perasaan saat ini dan ini luar biasa."
Sementara kekecewaan tampak di wajah sejumlah pemain Dortmund.
"Kami bangga namun juga kecewa," kata pemain bertahan Dortmund, Mats Hummels
"Khususnya ketika kekalahan anda ditentukan pada gol di menit ke-89 lewat gol seperti itu."
"Namun kelihatannya kami memang mengalami kelelahan dan Bayern mengambil keuntungan dari kondisi itu."
Selengkapnya
Bayern Munich unggul 2-1 lewat dua gol yang dilesakan oleh Mario Mandzukic dan Robben sementara satu gol Dortmund diciptakan oleh Ilkay Gundogan lewat tendangan penalti.
Munich sebelumnya dalam tiga tahun terakhir selalu kalah pada dua partai final Liga Champions termasuk kalah atas Chelsea lewat adu penalti satu tahun lalu.
Kemenangan Munich ini juga seakan menjadi kado perpisahan yang manis untuk Jupp Heynkes yang musim depan sudah tidak lagi menangani klub tersebut dan posisinya akan digantikan oleh Pep Guardiola.
Heynkes musim ini masih berpeluang untuk memberikan satu gelar lagu buat Munich, setelah membawa klub itu memenangi Liga Jerman dan Champions, pekan depan dia masih akan membawa klub itu bertarung di final Piala Jerman.
Kuasai babak pertama
Dalam pertandingan itu Dortmund sebenarnya sempat menguasai jalannya pertandingan di babak pertama namun gagal memanfaatkan satu peluang pun di babak tersebut.
Beberapa kali serangan yang dilancarkan oleh Jakub Blaszczykowski dan Robert Lewandowski sempat membahayakan gawang Munich yang dikawal oleh Manuel Neuer.
Munich sendiri baru mengambil inisiatif serangan pada babak kedua dan aksi mereka langsung membuahkan hasil di menit ke-59 lewat tendangan yang dilesakkan oleh Mario Mandzukic setelah memanfaatkan umpan Arjen Robben dari sisi kiri pertahanan Dortmund.
Dortmund sempat membalasa ketertinggalan lewat hadiah tendangan penalti yang dilesakkan oleh Ilkay Gundogan pada menit ke-66.
Tendangan penalti diberikan oleh wasit Nicola Rizzoli setelah melihat terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh Bonfim Dante terhadap Marco Reus.
Gol kemenangan Munich akhirnya tercipta lewat aksi Arjen Robben dua menit sebelum pertandingan berakhir.
Robben mampu memanfaatkan kemelut di wilayah pertahanan Dortmund dan melepaskan tendangan yang gagal diantispasi penjaga gawang Roman Weidenfeller.
Permainan seimbang
Seusai pertandingan Arjen Robben mengaku senang bisa membantu membawa klubnya menjuarai Liga Champions musim ini.
"Ini adalah pertandingan final, kami berada pada level yang sama, kami juga punya peluang yang sama," kata Robben seperti dikutip dari kantor berita Reuter.

Arjen Robben berhasil memanfaatkan peluang di menit akhir pertandingan.
"Banyak orang mengatakan kepada saya bahwa saya akan mencetak gol malam ini, pertama memang sejumlah peluang sempat terbuang. Saya dapat kesempatan lagi akhirnya dan berhasil memanfaatkannya."
"Ada banyak perasaan saat ini dan ini luar biasa."
Sementara kekecewaan tampak di wajah sejumlah pemain Dortmund.
"Kami bangga namun juga kecewa," kata pemain bertahan Dortmund, Mats Hummels
"Khususnya ketika kekalahan anda ditentukan pada gol di menit ke-89 lewat gol seperti itu."
"Namun kelihatannya kami memang mengalami kelelahan dan Bayern mengambil keuntungan dari kondisi itu."
Langganan:
Komentar (Atom)